Sabtu, 25 Maret 2017. Latihan kedua Irawita dengan Komunitas Danger untuk memantapkan persiapan projek yang sedang ia garap yaitu projek “Surat Kepada Angin” yang akan dilakukan pada acara puncak kegiatan Bangsal Menggawe 2017 yang berlokasi di Pelabuan Bangsal. Latihan kedua yang dihadiri sekitar 20-an anggota ini adalah perpanjangan dari latihan perdana yang digelar sebelumnya di halaman sekretariat Komunitas Danger beberapa malam lalu yang melibatkan belasan anggota komunitas tersebut.

Peserta yang mengikuti latihan olah tubuh dan olah mental untuk persiapan projek ini, sangat antusias karena merupakan bagian dari bentuk edukasi teater pemberdayaan yang merupakan konsep yang digunakan Irawita dalam menggarap proses projeknya. Sempat juga beberapa minggu lalu menggelar hal yang sama pada beberapa ibu rumah tangga yang berasal dari Dusun Karang Pangsor, Desa Pemenang Barat mengadakan latihan bersama di Gedung TES (Tempat Evakuasi Sementara) yang lokasinya tidak jauh dari Pelabuhan Bangsal.

Selain mereka antusias, Komunitas Danger juga akan terlibat secara penuh dalam project “Surat Kepada Angin” tersebut, baik dalam proses atau pelaksanaan performancenya pada acara puncak. Irawita menjelaskan bahwa tehnis lapangan pada project terebut bersifat lepas saja dengan menuliskan problema pribadi anggota/peserta yang terlibat, terutama anggota Danger pada selembar kertas yang kemudian diterbangkan bersama laying-layang di tengah-tengah warga yang datang menyaksikan. Setelah laying-layang tersebut terbang jauh, maka akan segera memutus talinya dan membebaskan layangan tersebut jatuh atau nyangkut dimanapun. Pada projek ini, lokasi menulis surat dan main layang, dibebaskan sesuai keinginan peserta.